SEMARANG – Sepuluh nomine tampil melakukan presentasi dalam pemilihan Duta Baca Provinsi Jawa Tengah 2018 di Perpustakaan Jateng, Selasa (21/8). Di hadapan tim juri, mereka berupaya mencuri perhatian melalui program-program untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Jateng. Para nomine sama-sama mengaku gemar membaca buku, termasuk rutin membaca koran Suara Merdeka.

Tim juri meliputi dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Undip Teguh Yuwono, praktisi radio Nadya, serta pustakawan ahli madya Titik Rahajoe. ”Sebagai dosen (Institut Teknologi Telkom/ ITTPurwokerto), membaca itu sebuah kewajiban untuk menambah ilmu dan memperluas wawasan. Setiap bangun pagi seusai shalat, saya juga selalu baca koran Suara Merdeka,” kata nomine Novanda Adi Nugraha saat presentasi.

Di desanya Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, dia membuat pojok baca anak tiap Minggu sore. Adapun terobosannya di kampus membuat aktivitas outbound dan sapa perpustakaan bagi mahasiswa. Presentasi selama lima menit itu berisi visi dan misi nomine apabila terpilih menjadi duta buku. Nomine juga melakukan pidato berbahasa Jawa, mengajak wisatawan datang ke Jateng.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Jateng M Masrofi mengatakan, 10 nomine itu dipilih dari total pendaftar duta baca 40 orang. ”Pemilihan Duta Baca Jateng yang pertama. Indonesia punya duta baca, karena itu Provinsi Jateng berkeinginan juga ingin memiliki duta baca,” tandas Masrofi.

Duta baca ini akan menjadi ikon, harapannya dapat membantu memotivasi masyarakat ke perpustakaan sekaligus meningkatkan minat baca. Nomine dari berbagai macam kalangan, ada mahasiswa, dosen, dan duta wisata Kota Semarang tahun 2016.

Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Semarang, Demak, Kebumen, dan Pekalongan. Menurut dia, syarat jadi duta adalah publik figur, punya komunikasi baik, banyak relasi, termasuk memiliki banyak pengikut di media sosial. Pemilihan diadakan sekarang, namun nomine terpilih menjalani tugas duta baca per Januari 2019. Sebagai juara ialah mahasiswa Fakultas Hukum Undip, Berta Kristiana.

Sebagaimana diketahui, Berta pernah mengikuti pemilihan Denok- Kenang Semarang pada 2016. Meski saat itu tak terpilih menjadi Denok, ia meraih predikat juara favorit intelegensia dalam ajang tersebut.

https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/117164/mahasiswa-fh-undip-duta-baca-jateng-2018